• gambar
  • gambar

SELAMAT DATANG DI WEBSITE MTsN 1 KAPUAS TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA

Pencarian

Kontak Kami


MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 KAPUAS

NPSN :

Jl.Tambun Bungai No.49 Kuala Kapuas Kalteng


[email protected]

TLP :


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 251353
Pengunjung : 110938
Hari ini : 327
Hits hari ini : 1291
Member Online : 0
IP : 216.73.216.191
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

Guru Dituntut  Meningkatkan Kemampuan Bidang Digital     




 

 Kuala Kapuas (Humas),  Seorang guru madrasah selalu dituntut untuk meningkatkan kemampuan dalam bidang digital. Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas H. Hamidhan, pada kegiatan  In House Training  (IHT) Pemantapan Media Pembelajaran di MTsN 1 Kapuas belum lama tadi.

      H. Hamidhan membeberkan, sebagian  madrasah  telah  mengembangkan digitalisasi  madrasah  dalam  beberapa  aspek  informasi  madrasah.  Bahkan  implementasi madrasah  digital  menunjukkan  perkembangan.

      Lebih lanjut dikatakannya, dalam  sistem  pendidikan nasional telah tercantum mengenai penggunaan teknologi informasi dan komputer (TIK) dalam pembelajaran, walaupun sampai saat ini implementasi TIK dalam sistem pendidikan nasional masih menghadapi banyak kendala. Mulai dari ketersediaan sarana prasarana dan kompetensi guru.

     “Bahkan kebijakan, kurikulum, imprastruktur, serta kurangnya ahli dan kesenjangan kopetensi guru merupakan sesuatu kendala yang menuntut harus diselesaikan,” ungkapnya.

    Oleh karena itu katanya lagi  perlu adanya TIK minded dalam pendidikan tumbuh seiring dengan semakin massifnya  penggunaan  teknologi  tersebut.  Sebagai salah satu indikator  sebagian besar  guru-guru  di  madrasah    terbiasa  memanfaatkan  TIK  untuk  kegiatan pembelajaran  di  kelas.

     H. Hamidan menambahkan penerapan  TIK  bukan  hanya  pada  ranah  pembelajaran  namun  juga  pada  ranah  tata kelola  madrasah. Diantaranya    Kompetisi Sains Madrasah (KSM),  Ujian  Madrasah  Berstandar  Nasional  (USBN), Sistem  Informasi  Pendidik  dan Tenaga Kependidikan  Kementerian  Agama  (SIMPATIKA) dan lainnya.

     “Kegiatan IHT ini merupakan salah satu upaya tepat dalam meningkatkan kemampuan dan kompetensi guru dalam bidang penguasaan TIK,” pungkas Kankemenag. (Andg) 

 



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas